Ratapan 4-5; Yehezkiel 1-2
Ratapan 4
Hukuman bagi Sion
1Betapa emas telah menjadi pudar, betapa emas murni telah berubah! Batu-batu suci berserakan di setiap ujung jalan.
2Anak-anak laki-laki Sion yang berharga, yang sebanding dengan emas murni, betapa mereka dianggap seperti guci-guci tanah liat buatan tangan tukang periuk.
3Serigala saja memberikan teteknya untuk menyusui anak-anak mereka. Akan tetapi, putri bangsaku telah menjadi kejam seperti burung unta di padang belantara.
4Lidah bayi yang menyusu melekat pada langit-langit mulutnya karena kehausan. Anak-anak meminta roti, tetapi tidak ada yang membaginya untuk mereka.
5Mereka yang dahulu makan makanan yang enak-enak kini mati di jalan-jalan. Mereka yang dahulu dibesarkan dengan pakaian kirmizi kini mendekap timbunan sampah.
6Sebab, hukuman atas kedurhakaan putri bangsaku lebih besar daripada atas dosa-dosa Sodom, yang ditunggangbalikkan dalam sekejap, dan tidak ada tangan yang menolongnya.
7Pemimpin-pemimpinnya lebih murni daripada salju, dan lebih putih daripada susu. Tubuh mereka lebih merah daripada rubi, dan sosok mereka seperti safir.
8Penampilan mereka lebih hitam daripada jelaga. Mereka tidak dikenali di jalan-jalan. Kulit mereka berkerut pada tulang-tulang mereka, kering seperti kayu.
9Orang yang mati karena pedang lebih baik daripada orang yang mati karena kelaparan. Sebab, mereka merana, tertikam oleh kekurangan hasil ladang.
10Tangan perempuan-perempuan penyayang merebus anak-anak mereka sendiri. Anak-anak itu menjadi makanan mereka selama penghancuran putri bangsaku.
11TUHAN telah melampiaskan kemurkaan-Nya. Dia mencurahkan kemarahan-Nya yang menyala-nyala, dan menyalakan api di Sion yang telah membakar fondasi-fondasinya.
12Raja-raja di bumi tidak percaya, begitu juga seluruh penduduk dunia, bahwa musuh dan lawan dapat memasuki pintu-pintu gerbang Yerusalem.
13Itu karena dosa para nabinya dan kedurhakaan para imamnya, yang telah menumpahkan darah orang-orang benar di tengah-tengahnya.
14Mereka mengembara seperti orang buta di jalan-jalan. Mereka begitu cemar karena darah sehingga tidak ada yang dapat menyentuh pakaian mereka.
15“Pergi! Najis!” teriak orang-orang kepada mereka. “Pergi, pergi, jangan menyentuh!” Maka dari itu, mereka lari dan mengembara. Orang-orang berkata di antara bangsa-bangsa, “Mereka tidak boleh lagi tinggal di sini.”
16TUHAN sendiri telah mencerai-beraikan mereka. Dia tidak akan lagi menganggap mereka. Mereka tidak menghormati para imam. Mereka tidak menyukai para tua-tua.
17Lagi pula, mata kami gagal, terus menatap dengan sia-sia untuk pertolongan. Dalam pengamatan kami, kami mengamati suatu bangsa yang tidak dapat menyelamatkan.
18Mereka memburu langkah-langkah kami sehingga kami tidak dapat berjalan di jalan-jalan kami. Akhir hidup kami sudah dekat. Hari-hari kami sudah habis karena kesudahan kami sudah datang.
19Para pengejar kami lebih cepat daripada elang di langit. Mereka mengejar kami di gunung-gunung. Mereka mengintai kami di padang belantara.
20Napas dari lubang hidung kami, yaitu yang diurapi TUHAN, tertangkap di lubang-lubang mereka, yang tentangnya kami berkata, “Di bawah bayangannya, kami akan hidup di antara bangsa-bangsa.”
21Bersukacitalah dan bergembiralah, hai putri Edom, yang tinggal di tanah Us. Akan tetapi, cawan itu juga akan melewati kamu. Kamu akan menjadi mabuk, dan membuat dirimu sendiri telanjang.
22Hukuman atas kesalahanmu telah dilaksanakan, hai putri Sion. Dia tidak akan lagi menahanmu di pembuangan. Akan tetapi, Dia akan menghukum kedurhakaanmu, hai putri Edom. Dia akan menyingkapkan dosa-dosamu.
Ratapan 5
Doa untuk Pemulihan
1Ingatlah, ya TUHAN, apa yang terjadi atas kami. Pandanglah dan lihatlah aib kami.
2Milik pusaka kami dialihkan kepada orang-orang asing, rumah kami kepada orang-orang yang tidak dikenal.
3Kami menjadi yatim, tidak mempunyai ayah, dan ibu kami seperti janda.
4Kami harus membayar untuk air yang kami minum. Kayu harus kami dapatkan dengan suatu harga.
5Para pengejar kami begitu dekat. Kami lelah; tidak ada istirahat bagi kami.
6Kami menyerahkan tangan kepada Mesir, dan kepada Asyur, supaya dikenyangkan dengan roti.
7Nenek moyang kami berbuat dosa, dan sudah tiada lagi, dan kami menanggung kesalahan-kesalahan mereka.
8Budak-budak memerintah atas kami. Tidak ada yang melepaskan kami dari tangan mereka.
9Kami mendapatkan roti kami dengan mempertaruhkan nyawa kami karena ancaman pedang di padang belantara.
10Kulit kami panas seperti perapian karena demam panas kelaparan.
11Mereka memerkosa perempuan-perempuan di Sion, gadis-gadis di kota-kota Yehuda.
12Para pemimpin digantung oleh tangan mereka; para tua-tua tidak dihormati.
13Pemuda-pemuda harus memikul batu kilangan, dan anak-anak laki-laki terhuyung-huyung di bawah pikulan kayu.
14Para orang tua meninggalkan pintu-pintu gerbang kota, para pemuda menghentikan musik mereka.
15Sukacita hati kami telah berakhir. Tarian kami diubah menjadi ratapan.
16Mahkota telah jatuh dari kepala kami. Celakalah kami karena kami telah berdosa.
17Karena hal ini, hati kami menjadi lemah; Karena hal-hal ini, mata kami menjadi kabur;
18Karena Gunung Sion tinggal sunyi, dan rubah-rubah berkeliaran di sana.
19Engkau, ya TUHAN, memerintah selama-lamanya; takhta-Mu dari generasi ke generasi.
20Mengapa Engkau melupakan kami selama-lamanya, meninggalkan kami begitu lama?
21Kembalikanlah kami kepada-Mu, ya TUHAN, supaya kami dapat dipulihkan. Perbaruilah hari-hari kami seperti dahulu kala,
22kecuali Engkau benar-benar telah menolak kami, dan sangat marah terhadap kami.
Yehezkiel 1
Nabi Melihat Kemuliaan TUHAN
1Pada tahun ketiga puluh, pada bulan keempat, hari kelima bulan itu, ketika aku ada di antara orang-orang buangan di dekat Sungai Kebar, langit terbuka dan aku mendapat penglihatan dari Allah.
2Pada hari kelima bulan itu, yang merupakan tahun kelima pembuangan Raja Yoyakhin,
3firman TUHAN datang kepada Yehezkiel, anak Busi, imam di negeri orang-orang Kasdim dekat Sungai Kebar. Dan, di sana tangan TUHAN ada di atasnya.
4Aku melihat, tampaklah angin badai datang dari utara, dan awan besar disertai kilatan api yang terus-menerus menyambar, serta cahaya mengelilingi awan itu. Di dalamnya, di tengah-tengah api itu ada sesuatu seperti logam yang berpendar.
5Dari tengah-tengahnya, ada empat sosok yang menyerupai makhluk hidup. Dan, inilah rupa mereka: mereka menyerupai manusia.
6Masing-masing mereka mempunyai empat wajah dan masing-masing mempunyai empat sayap.
7Kaki mereka lurus dan telapak kaki mereka seperti telapak kaki anak sapi, dan mereka bersinar seperti perunggu yang mengilap.
8Terdapat tangan manusia di bawah sayap mereka pada keempat sisinya. Dan, keempatnya memiliki muka dan sayap.
9Sayap-sayap mereka saling menyentuh. Mereka tidak berpaling saat mereka bergerak. Mereka masing-masing berjalan dengan lurus ke depan.
10Beginilah wajah mereka: keempatnya memiliki wajah manusia. Keempatnya memiliki muka singa di sisi kanan, muka sapi jantan di sisi kiri, dan keempatnya memiliki muka elang.
11Seperti itulah wajah mereka. Sayap-sayap mereka terbentang ke atas, masing-masing memiliki dua sayap yang saling menyentuh makhluk lainnya, sementara dua sayap lain menutupi tubuh mereka.
12Masing-masing berjalan lurus ke depan. Ke mana pun roh itu pergi, ke sanalah mereka pergi, dan mereka tidak berpaling saat berjalan.
13Rupa makhluk-makhluk hidup itu seperti bara api yang menyala, seperti obor-obor yang bergerak kian kemari di antara makhluk-makhluk hidup. Api itu terang, dan kilat menyambar keluar dari api itu.
14Makhluk-makhluk hidup itu berlari ke sana kemari seperti kilatan petir.
15Ketika aku memandang makhluk-makhluk hidup itu, tampaklah satu roda di atas tanah di samping makhluk-makhluk hidup itu.
16Rupa roda-roda itu dan konstruksi mereka seperti beril yang berkilauan, dan keempatnya memiliki satu keserupaan: dan rupa serta konstruksi roda-roda itu seperti roda di dalam roda.
17Ketika berjalan, roda-roda itu dapat berjalan ke empat jurusan, dan tanpa berbalik ketika berjalan.
18Pelek roda-roda itu tinggi dan mengagumkan, dan pelek keempat roda itu penuh dengan mata di sekelilingnya.
19Ketika makhluk-makhluk hidup itu berjalan, roda-roda itu bergerak di samping mereka. Dan, ketika makhluk-makhluk hidup itu terangkat dari tanah, roda-roda itu juga terangkat.
20Ke mana pun roh itu pergi, ke sanalah mereka pergi, dan roda-roda itu bangkit menyertai mereka karena roh makhluk-makhluk hidup itu ada di dalam roda-roda tersebut.
21Setiap kali makhluk-makhluk hidup itu pergi, roda-roda itu pun pergi, dan ketika makhluk-makhluk hidup itu berhenti, roda-roda itu berhenti. Ketika makhluk-makhluk hidup itu terangkat dari tanah, roda-roda itu pun terangkat menyertai mereka, sebab roh makhluk-makhluk hidup itu terdapat dalam roda-roda itu.
22Di atas kepala makhluk-makhluk hidup itu ada sesuatu seperti cakrawala, berkilauan seperti kristal es yang menakjubkan, terbentang di atas kepala mereka.
23Di bawah cakrawala itu, sayap-sayap mereka dibentangkan lurus, yang satu terhadap yang lain. Masing-masing makhluk itu memiliki dua sayap yang menutupi tubuhnya pada satu sisi serta pada sisi yang lain.
24Ketika mereka bergerak, aku mendengar suara sayap-sayap mereka seperti suara air bah yang menderu, seperti suara Yang Mahakuasa, suara keriuhan seperti suara suatu pasukan. Ketika mereka berhenti, mereka menurunkan sayapnya.
25Lalu, ada suara dari cakrawala yang ada di atas kepala mereka. Setiap kali mereka berhenti, mereka menurunkan sayapnya.
26Di atas cakrawala yang ada di atas kepala mereka, ada sesuatu yang menyerupai sebuah takhta, seperti permata lazurit; dan di atas sesuatu yang menyerupai takhta itu, ada sosok seperti seorang manusia di atasnya.
27Ke atas dari apa yang tampak seperti pinggangnya, aku melihat sesuatu seperti logam yang bersinar, seperti api yang mengelilingi bagian dalamnya. Dan, ke bawah dari apa yang tampak seperti pinggangnya, aku melihat ada sesuatu seperti api yang dikelilingi cahaya.
28Seperti rupa pelangi di awan-awan pada musim hujan, demikianlah rupa cahaya yang mengelilinginya. Itulah rupa dari keserupaan kemuliaan TUHAN. Dan, ketika aku melihatnya, aku bersujud, dan aku mendengar suara berfirman.
Yehezkiel 2
Panggilan bagi Yehezkiel
1Dia berfirman kepadaku, “Anak manusia, berdirilah di atas kakimu, dan Aku akan berfirman kepadamu.”
2Ketika Dia berfirman kepadaku, Roh masuk ke dalamku dan membuatku berdiri pada kakiku, dan aku mendengar Dia berfirman kepadaku.
3Dia berfirman kepadaku, “Anak manusia, Aku mengutusmu kepada keturunan Israel, kepada bangsa pemberontak, yang telah memberontak terhadap Aku. Mereka dan nenek moyang mereka telah memberontak terhadap Aku sampai hari ini.
4Kepada keturunan yang keras kepala dan keras hati, Aku mengutusmu kepada mereka, dan kamu harus berkata kepada mereka, ‘Beginilah firman Tuhan ALLAH.’
5Baik mereka mendengar atau menolak untuk mendengar, karena mereka adalah keturunan pemberontak, mereka akan mengetahui bahwa sudah ada seorang nabi di antara mereka.”
6“Dan, kamu, anak manusia, jangan takut terhadap mereka atau terhadap perkataan mereka, sekalipun kamu berada di antara onak dan duri dan kamu tinggal di antara kalajengking. Jangan takut terhadap perkataan mereka dan jangan gentar terhadap wajah mereka karena mereka adalah keturunan pemberontak.
7Sampaikan firman-Ku kepada mereka, baik mereka akan mendengarkan atau menolak untuk mendengarkan, karena mereka adalah keturunan pemberontak.”
8“Akan tetapi, kamu, anak manusia, dengarkan apa yang Aku firmankan kepadamu: Jangan memberontak seperti keturunan pemberontak itu. Bukalah mulutmu dan makanlah apa yang Aku berikan kepadamu.”
9Ketika aku melihat, tampaklah sebuah tangan terulur ke arahku, dan lihat, ada sebuah gulungan buku di tangan-Nya,
10dan Dia membentangkannya di depanku. Itu ditulisi di bagian depan dan belakang, dan tertulis di dalamnya kata-kata ratapan, tangisan, dan rintihan.