Baca Alkitab Harian

Rencana Kronologis 365 Hari
Jumat, 4 September 2026
Kembali ke Hari Ini
Nehemia 2-4
Nehemia 2
Nehemia Meminta Izin Pulang ke Yerusalem
1Pada bulan Nisan tahun kedua puluh pemerintahan Raja Artahsasta, ketika air anggur sudah disiapkan di hadapan raja, aku mengambil air anggur itu dan memberikannya kepada raja. Sesungguhnya, aku belum pernah sedih di hadapan raja.
2Karena itu, raja bertanya kepadaku, “Mengapa wajahmu sedih meskipun kamu tidak sakit? Ini tiada lain, selain kesedihan hati.” Lalu, aku menjadi sangat takut.
3Aku berkata kepada raja, “Hidup Raja untuk selamanya! Bagaimana wajahku tidak muram kalau kota tempat pekuburan nenek moyangku menjadi reruntuhan dan pintu-pintu gerbang kota itu dimakan api?”
4Raja berkata kepadaku, “Apa yang kamu inginkan?” Lalu, aku berdoa kepada Allah semesta langit.
5Aku berkata kepada raja, “Jika Raja berkenan dan jika aku mendapat belas kasihan di hadapanmu, utuslah aku ke Yehuda, tempat nenek moyangku dikubur, supaya aku dapat membangun kota itu kembali.”
6Lalu, raja berkata kepadaku, sedangkan ratu duduk di sampingnya, “Berapa lama perjalananmu dan kapan kamu akan kembali?” Raja berkenan mengutus aku setelah aku menentukan waktunya.
7Aku berkata kepada raja, “Jika Raja menganggap baik, berikanlah kepadaku beberapa surat untuk diberikan kepada para bupati di daerah seberang sungai supaya mereka mengizinkan aku lewat sampai aku tiba di Yehuda,
8dan juga sepucuk surat untuk Asaf, penjaga hutan raja, supaya dia memberiku kayu untuk membuat balok-balok pada pintu-pintu gerbang istana Bait Suci, tembok kota, dan rumah yang aku diami.” Raja mengabulkan permintaanku karena tangan baik Allahku menaungi aku.
9Lalu, aku pergi kepada para bupati di daerah seberang sungai dan memberikan surat-surat raja kepada mereka. Raja mengutus panglima-panglima tentara dan pasukan berkuda bersamaku.
10Ketika Sanbalat, orang Horon, dan Tobia, seorang hamba, orang Amon itu, mendengarnya, mereka sangat kesal karena seseorang telah datang untuk mengusahakan kesejahteraan orang-orang Israel.
Nehemia Memeriksa Tembok Yerusalem
11Aku tiba di Yerusalem dan tinggal di sana selama tiga hari.
12Aku bangun pada malam hari, aku dan beberapa orang bersamaku. Aku tidak memberi tahu seorang pun apa yang telah Allah taruh dalam hatiku untuk kulakukan bagi Yerusalem. Tidak ada binatang bersamaku, kecuali binatang yang aku tunggangi.
13Pada malam hari, aku keluar melalui Pintu Gerbang Lembah menuju Mata Air Ular Naga dan Pintu Gerbang Sampah. Aku memeriksa tembok-tembok Yerusalem yang telah runtuh dan pintu-pintu gerbang yang telah dimakan habis oleh api.
14Lalu, aku meneruskan perjalananku ke Pintu Gerbang Mata Air dan Kolam Raja, tetapi tidak ada tempat yang dapat dilewati binatang yang aku tunggangi.
15Aku naik ke atas melalui lembah pada malam hari untuk memeriksa tembok. Setelah itu, aku kembali dan masuk melalui Pintu Gerbang Lembah. Demikianlah aku pulang.
16Para penguasa tidak tahu ke mana aku pergi dan apa yang telah kuperbuat karena aku belum memberi tahu orang-orang Yahudi, para imam, para bangsawan, para pejabat, atau orang-orang lain yang melakukan pekerjaan itu.
17Aku berkata kepada mereka, “Kamu tahu kesukaran yang kita alami, bagaimana Yerusalem sudah runtuh dan pintu-pintu gerbangnya telah terbakar. Marilah kita membangun kembali tembok Yerusalem agar kita tidak dicela lagi.”
18Aku memberi tahu mereka bagaimana tangan baik Allahku menaungi aku dan juga perkataan raja yang dia katakan kepadaku. Mereka menjawab, “Mari kita membangun.” Lalu, mereka menguatkan tangan mereka untuk pekerjaan yang baik ini.
19Namun, ketika Sanbalat, orang Horon, dan Tobia seorang hamba, orang Amon itu, serta Gesyem, orang Arab, mendengar semua hal itu, mereka mengejek dan menghina kami. Mereka berkata, “Apa yang sedang kamu lakukan? Apa kamu ingin memberontak menentang raja?”
20Aku menjawab mereka dan berkata, “Allah semesta langit akan membuat kami berhasil. Kami, hamba-hamba-Nya, akan bangkit dan membangun kembali, tetapi kamu tidak akan mendapat bagian, hak, atau sesuatu yang akan membuatmu diingat di Yerusalem.”
Nehemia 3
Pembangunan Tembok
1Imam Besar Elyasib bangkit bersama saudara-saudaranya, para imam, dan membangun Pintu Gerbang Domba. Mereka menyucikannya dan memasang pintu-pintunya. Mereka menyucikannya sampai Menara Mea dan Menara Hananeel.
2Di samping Elyasib, orang-orang Yerikho membangun. Di samping mereka, Zakur anak Imri, membangun.
3Anak-anak Senaa membangun Pintu Gerbang Ikan. Mereka meletakkan balok-balok dan memasang pintu-pintunya dengan baut-baut dan palang-palangnya.
4Di samping mereka, Meremot, anak Uria, anak Hakos, melakukan perbaikan. Di samping mereka, Mesulam, anak Berekhya, anak Mesezabeel, juga melakukan perbaikan. Demikian pula Zadok, anak Baana, melakukan perbaikan di samping mereka.
5Di sampingnya, orang-orang Tekoa melakukan perbaikan. Akan tetapi, para pembesar mereka tidak mau memberikan bahunya untuk pekerjaan tuan mereka.
6Yoyada, anak Paseah, dan Mesulam, anak Besoja, memperbaiki Pintu Gerbang Lama. Mereka meletakkan balok-balok dan memasang pintu-pintunya dengan baut-baut dan palang-palangnya.
7Di samping mereka, Melaca, orang Gibeon, dan Yadon, orang Meronot, melakukan perbaikan bersama orang-orang Gibeon dan Mizpa, yang berada di wilayah kekuasaan gubernur daerah seberang sungai.
8Di samping mereka, Uziel, anak Harhaya, salah seorang tukang emas, melakukan perbaikan. Di sampingnya, Hananya, seorang juru campur rempah-rempah juga melakukan perbaikan. Mereka memperkuat Yerusalem hingga mencapai Tembok Lebar.
9Di samping mereka, Refaya, anak Hur, penguasa setengah wilayah Yerusalem, melakukan perbaikan.
10Di sampingnya, Yedaya, anak Harumaf, melakukan perbaikan di depan rumahnya. Di sampingnya, Hatus, anak Hasabneya, melakukan perbaikan.
11Malkia, anak Harim, dan Hasub, anak Pahat-Moab, memperbaiki bagian yang lain dan Menara Perapian.
12Salum, anak Halohesh, penguasa setengah wilayah Yerusalem, melakukan perbaikan bersama anak-anak perempuannya.
13Hanun dan penduduk Zanoah memperbaiki Pintu Gerbang Lembah. Mereka membangunnya dan memasang pintu-pintunya dengan baut-baut dan palang-palangnya, juga memperbaiki tembok sepanjang seribu hasta hingga mencapai Pintu Gerbang Sampah.
14Malkia, anak Rekhab, penguasa wilayah Bet-Kerem, memperbaiki Pintu Gerbang Sampah. Dia membangunnya dan memasang pintu-pintunya dengan baut-baut dan palang-palangnya.
15Salum, anak Kolhoze, penguasa wilayah Mizpa, memperbaiki Pintu Gerbang Mata Air. Dia membangunnya, memasang atapnya, dan memasang pintu-pintunya dengan baut-baut dan palang-palangnya. Dia juga memperbaiki tembok kolam Selah, dekat taman raja sampai tangga yang menurun dari kota Daud.
16Nehemia, anak Azbuk, penguasa setengah wilayah Bet-Zur, melakukan perbaikan sampai di depan makam Daud, kolam buatan, dan rumah-rumah para pahlawan.
17Di sampingnya, orang-orang Lewi melakukan perbaikan di bawah pimpinan Rehum, anak Bani. Di samping mereka, Hasabya, penguasa setengah wilayah Kehila, melakukan perbaikan untuk wilayahnya.
18Di sampingnya, saudara-saudara mereka di bawah pimpinan Binui, anak Henadad, penguasa setengah wilayah Kehila, melakukan perbaikan.
19Di sampingnya, Ezer, anak Yesua, penguasa Mizpa, memperbaiki bagian lain di depan jalan naik menuju gudang senjata di Sudut.
20Di sampingnya, Barukh, anak Zabai, memperbaiki bagian yang lain, dari Sudut sampai pintu rumah Imam Besar Elyasib.
21Di sampingnya, Meremot, anak Uria, anak Hakos, memperbaiki bagian yang lain, dari pintu masuk rumah Elyasib sampai ujung rumah itu.
22Di sampingnya, para imam, orang-orang dari wilayah sekitar, melakukan perbaikan.
23Di samping mereka, Benyamin dan Hasub melakukan perbaikan di depan rumah mereka. Di sampingnya lagi, Azarya, anak Maaseya, anak Ananya, melakukan perbaikan di samping rumahnya.
24Di sampingnya, Binui, anak Henadad, memperbaiki bagian yang lain, dari rumah Azarya sampai Sudut dan sampai Penjuru.
25Palal, anak Uzai, melakukan perbaikan di depan Sudut dan di depan menara yang menjulang dari bagian atas istana raja, dekat halaman penjagaan. Di sampingnya, Pedaya, anak Paros, melakukan perbaikan.
26Para pelayan bait Allah yang tinggal di Ofel melakukan perbaikan sampai depan Pintu Gerbang Air, di sebelah timur, dan sampai menara yang menjulang.
27Di samping mereka, orang-orang Tekoa memperbaiki bagian yang lain, dari depan menara yang menjulang sampai Tembok Ofel.
28Di atas Pintu Gerbang Kuda, para imam melakukan perbaikan, masing-masing di depan rumahnya.
29Di samping mereka, Zadok, anak Imer, melakukan perbaikan di depan rumahnya. Di sampingnya, Semaya, anak Sekhanya, penjaga Pintu Gerbang Timur, melakukan perbaikan.
30Di sampingnya, Hananya, anak Selemya, dan Hanun, anak Zalaf yang keenam, memperbaiki bagian yang lain. Di samping mereka, Mesulam, anak Berekhya, melakukan perbaikan di depan kamarnya.
31Di sampingnya, Malkia, salah seorang tukang emas, melakukan perbaikan sampai rumah pelayan-pelayan bait Allah dan para pedagang, di depan Pintu Gerbang Pendaftaran. Malkia juga melakukan perbaikan sampai kamar atas di Penjuru.
32Para tukang emas dan pedagang melakukan perbaikan di antara kamar atas di Sudut dan Pintu Gerbang Domba.
Nehemia 4
Sanbalat dan Tobia
1Ketika Sanbalat mendengar bahwa kami membangun tembok, dia sangat marah dan sakit hati. Dia mengejek orang-orang Yahudi.
2Sanbalat berkata di hadapan saudara-saudaranya dan tentara Samaria, “Apa yang dilakukan oleh orang-orang Yahudi yang lemah ini? Apa mereka akan memperkuat diri mereka sendiri? Apa mereka akan mempersembahkan kurban? Apa mereka akan menyelesaikannya dalam sehari? Apa mereka akan membangun kembali batu-batu dari timbunan batu yang terbakar?”
3Tobia, orang Amon itu, yang berada di sampingnya berkata, “Walaupun mereka sedang membangun, jika seekor rubah memanjat dan menerobosnya, ia akan merobohkan tembok batu mereka!”
4“Ya Allah kami, dengarlah bagaimana kami sudah dihina. Kembalikanlah hinaan mereka ke atas kepala mereka sendiri dan serahkanlah mereka sebagai barang rampasan di tanah tempat tawanan.
5Jangan menutupi kesalahan mereka, dan jangan biarkan dosa mereka dihapus di hadapan-Mu karena mereka telah menyakiti hati-Mu di hadapan orang-orang yang membangun.”
6Namun, kami membangun tembok itu, dan semuanya dibangun sampai setengah tingginya, sebab seluruh rakyat bekerja dengan segenap hati.
Nehemia Mempersenjatai Para Pekerja
7Ketika Sanbalat, Tobia, orang-orang Arab, orang-orang Amon, dan orang-orang Asdod mendengar bahwa perbaikan tembok Yerusalem maju dan bahwa celah-celah tembok mulai ditutup, mereka menjadi sangat marah.
8Mereka semua mengadakan persetujuan bersama untuk menyerang Yerusalem dan membuat kekacauan di sana.
9Akan tetapi, kami berdoa kepada Allah kami dan melakukan penjagaan terhadap mereka siang dan malam.
10Orang-orang Yehuda berkata, “Kekuatan para pengangkat sudah merosot dan puing masih banyak sekali. Kami tidak dapat membangun tembok ini.
11Musuh-musuh kami berkata, ‘Mereka tidak akan tahu atau melihat kita, sampai kita datang di tengah-tengah mereka, membunuh mereka, dan menghentikan pekerjaan itu.’”
12Namun, orang-orang Yahudi yang tinggal di dekat mereka datang dan berkata kepada kami sampai sepuluh kali, “Mereka akan datang melawan kita dari semua tempat ke mana pun kamu akan berbalik.”
13Oleh karena itu, aku menempatkan orang-orang sesuai kaum keluarganya dengan pedang, tombak, dan panah, di tempat-tempat yang paling bawah, di belakang tembok, dan tempat-tempat yang terbuka.
14Aku melihat, lalu bangkit dan berkata kepada para pembesar, penguasa, dan orang-orang lainnya, “Jangan takut kepada mereka. Ingatlah kepada Tuhan yang besar dan dahsyat, dan berperanglah demi saudara-saudaramu, anakmu laki-laki, anak-anakmu perempuan, istrimu, dan rumahmu.”
15Ketika musuh-musuh kami mendengar bahwa rencana mereka telah kami ketahui dan Allah menggagalkan rencana mereka, kami semua kembali ke tembok, masing-masing ke pekerjaannya.
16Sejak hari itu, setengah dari hamba-hambaku melakukan pekerjaan dan yang setengah lagi memegang tombak, perisai, panah, dan memakai baju zirah. Para panglima berdiri di belakang seluruh kaum Yehuda,
17yang sedang membangun tembok. Mereka yang mengangkut bahan-bahan bangunan, mengerjakan pembangunan dengan satu tangan, sementara tangan yang lain memegang senjata.
18Setiap pekerja bangunan mengikatkan pedangnya di pinggangnya sambil membangun. Orang yang meniup trompet berdiri di sampingku.
19Aku berbicara kepada para pembesar, penguasa, dan orang-orang lainnya, “Pekerjaan ini sangat besar dan luas. Kita tercerai berai di sepanjang tembok dan saling berjauhan.
20Di mana pun kamu mendengar suara trompet, bergabunglah dengan kami di sana. Allah kita akan berperang bagi kita!”
21Jadi, kami melanjutkan pekerjaan itu. Setengah dari mereka memegang tombak dari fajar menyingsing sampai bintang-bintang muncul.
22Pada waktu itu, aku juga berkata kepada orang-orang, “Biarlah setiap orang dan pembantunya bermalam di Yerusalem sehingga mereka dapat menjadi penjaga kita pada malam hari dan menjadi pekerja pada siang hari.”
23Demikian juga aku, saudara-saudaraku, hamba-hambaku, dan para penjaga yang mengikut aku, tidak menanggalkan pakaian kami. Setiap orang memegang senjatanya, bahkan ketika dia masuk ke dalam air.
Total hari yang sudah dicatat: 5 / 365